Manchester United Tumbang Di Molineux
Kemenangan Wolves atas Manchester United adalah yang kali pertama dalam tujuh tahun terakhir.

Kevin Doyle - Edwin Van Der Sar
Nani membuat MU unggul lebih dulu menit ketiga. Wolves menyamakan kedudukan lewat gol George Elokobi, dan membalik keadaan melalui gol Kevin Doyle.
MU masih memimpin klasemen dengan 54 angka. Arsenal, yang pada laga sebelumnya, ditahan Newcastle United 4-4, di tempat kedua dengan 51 angka.
Hasil di Molineux dipastikan akan membuat Alex Ferguson tak bisa tersenyum. Sedangkan Arsene Wenger tidak perlu terlalu meratapi performa buruk lini belakangnya, yang membuat Gunners -- yang telah unggul empat gol lebih dulu -- harus mengakhiri laga 4-4.
Nani membuka skor lewat solo effort menawan. Ia menggunakan kecepatannya untuk mengecoh pemain belakang Wolves, dan menaklukan penjaga gawang Wayne Hannesy
Wolves, penghuni dasar klasemen, cepat bangkit dengan permainan umpan-umpan panjang ke jantung pertahanan lawan.
Memasuki menit ke-10, Matthew Jarvis mengirim umpan ke kotak penalti. Ekolobi, yang berdiri bebas, melayang untuk menyambut umpan dengan tandukan. Edwin van der Sar tidak bisa berbuat apa-apa.
Lima menit sebelum babak pertama usai, giliran Milijas mengirim umpan. Ekolobi menyambut dengan sundulan ke arah Kevin Doyle, yang diteruskan ke gawang.
Di pinggir lapangan, Fergie tidak terlalu gundah dengan gol kedua Wolves. Ia seolah yakin timnya akan bisa keluar dari kesulitan, karena masih ada babak kedua.
Rekor MU di Molineux juga cukup mengesankan. Sejak 2004, atau ketika kali terakhir kalah di kandang Wolves, MU memenangkan seluruh dari enam laga atas tuan rumah.
Sebelum laga, Fergie mengatakan timnya 30 angka lagi untuk menjadi juara, dan upaya itu harus dimulai di Molineux.
Di babak kedua, Wolves lebih banyak mengontrol pertandingan, meski hanya sedikit mendapat peluang. MU sebaliknya. Mereka mendapat banyak peluang, tapi selalu gagal.
Dimitar Berbatov tak berkuti, sehingga harus ditarik keluar menit ke-65, untuk digantikan Javier Hernandez. Namun pergantian itu tidak membawa hasil.
Secara keseluruhan, Wolves unggul ball possesion dengan 51 persen, dan MU 49 persen. Tuan rumah mendapat lima kesempatan empas mencetak gol, MU tujuh.
Hanya sekali tembakan pemain Wolves menyamping mistar, sedang MU tujuh. MU juga kelihatan panik ketika sampai pertengahan babak kedua tak mampu mencetak gol, dan melakukan 11 pelanggaran. Wolves hanya lima.
Fergie mulai terlihat gundah ketika sampai sepuluh menit sebelum laga usai tidak ada gol balasan dari timnya. Di pinggir lapangan Wayne Rooney, Nani, dan Hernandez, terlihat frustrasi dengan ketatnya lini belakang Wolves.



0 komentar:
Posting Komentar